Manfaat Asuransi Pendidikan Anak, Jamin Pendidikannya Hingga Dewasa


Lifestyle / Monday, August 26th, 2019

Salah satu bentuk kesiapan Anda sebagai orang tua adalah, sudah memikirkan dengan matang anggaran yang dibutuhkan untuk kebutuhan pendidikan anak kelak. Persiapan ini bisa Anda lakukan jauh-jauh hari, sebelum anak memasuki usia sekolah. Bentuk persiapan yang bisa Anda lakukan adalah dengan memiliki asuransi pendidikan, untuk setiap jenjang pendidikan anak Anda.

Manfaat Lebih yang Didapatkan Jika Memiliki Asuransi Pendidikan 

Siapa yang bisa menjamin pendidikan seorang anak, jika sekiranya sang ayah sebagai kepala keluarga harus terlebih dahulu menghadap yang kuasa? Untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari saja bisa jadi sangat sulit. Solusi atas keadaan inilah yang ditawarkan oleh asuransi pendidikan. Asuransi pendidikan memberikan manfaat tak terkira, untuk menjamin keberlangsungan si buah hati.

  1. Dana Pendidikan Anak Menjadi Terjamin

Asuransi pendidikan menawarkan manfaat berupa jaminan atas pendidikan yang akan dijalani oleh anak. Anda bisa bebas memilih, ingin mengasuransikan pendidikan anak hingga jenjang mana, mau sampai tamat SMA saja atau sampai meraih gelar sarjana. Pihak asuransi umumnya memberikan kemudahan terkait waktu pengambilan dana asuransi, ada yang per semester atau pun tahunan.

Mungkin sebagian Anda ada yang berpikiran, mengapa harus membeli asuransi pendidikan, jika kedua orang tuanya memiliki penghasilan tetap dan tabungan? Memang tak salah jika Anda berpikir demikian. Namun, apakah tabungan tetap bisa diandalkan, jika sekiranya biaya pendidikan semakin meningkat. Apalagi ditambah kemungkinan inflasi, yang membuat nilai mata uang berkurang.

Orang tua yang memiliki pendapatan tetap per bulannya, juga bukan alasan asuransi pendidikan tak diperlukan. Bagaimana jika saat anak belum menyelesaikan sekolahnya, ayah sebagai kepala keluarga mengalami musibah yang membuatnya harus kehilangan nyawa? Otomatis, pemasukan akan berkurang drastis dan pengeluaran pun harus serba dikurangi, termasuk biaya pendidikan.

Jika anak sudah didaftarkan pada asuransi pendidikan, maka biaya pendidikannya akan dijamin hingga lulus kelak. Walau misalnya sang ayah sebagai pemegang polis telah meninggal dunia, anak akan tetap mendapat haknya untuk mengenyam pendidikan. Uang pertanggungan atas pendidikan anak akan terus diberikan, walau premi bulanan atau tahunan tak lagi dibayarkan.

Saya sendiri sadar betul akan pentingnya asuransi pendidikan ini. Andaikan dulu orang tua saya membeli asuransi pendidikan untuk adik saya, tentu mereka tak akan sepusing ini memikirkan biaya kuliah per semesternya. Kuliah di negeri saja sudah membumbung tinggi biayanya, apalagi jika di universitas swasta. Alhasil, semuanya serba ditekan, termasuk pengeluaran rumah tangga.

  1. Membantu untuk Mengelola Keuangan Rumah Tangga

Asuransi pendidikan merupakan salah satu bentuk investasi Anda untuk masa depan. Namanya saja investasi, tentu akan dapat menguntungkan Anda di kemudian hari. Tak apalah sedikit mengurangi pengeluaran keluarga per bulannya, asalkan pendidikan anak nantinya bisa terjamin. Lagi pula, premi asuransi pendidikan cukup terjangkau kok, tak akan memangkas keuangan keluarga.

Dengan membeli asuransi pendidikan, Anda akan terbiasa menabung dalam bentuk premi setiap bulannya. Jadi, uang yang Anda dapatkan tak akan sia-sia begitu saja. Anda memiliki dana darurat untuk pendidikan anak, yang bisa dipakai saat dibutuhkan. Tanpa adanya asuransi pendidikan ini, bisa saja pendapatan keluarga akan habis begitu saja, untuk membeli barang-barang yang tak begitu diperlukan.

Dana darurat dalam bentuk asuransi pendidikan ini memang begitu vital keberadaannya. Salah satu teman pernah menghubungi saya untuk meminjam sejumlah uang, untuk keperluan adiknya mendaftar ulang kuliah. Jangankan asuransi, orang tuanya pun tak memiliki tabungan untuk pendidikan anaknya ini. Padahal, saat itu masa daftar ulang di kampusnya sudah hampir berakhir.

Jangan karena kelalaian orang tua, impian anak yang sedikit lagi bisa dicapai, jadi kandas begitu saja. Apalagi saya ingat betul, bahwa saat itu adik teman saya ini akan masuk salah satu universitas ternama di Indonesia. Bayangkan, sudah diterima di universitas ternama, tapi gagal masuk karena biaya daftar ulang yang tak tersedia. Betapa hancurnya hati anak akan kegagalan yang dihadapinya ini.

  1. Tekanan Saat Semester Baru Tiba Tak Akan Anda Rasakan

Semester atau pun tahun ajaran baru bagi sebagian orang tua merupakan momen yang menakutkan dan penuh tekanan. Bagaimana tidak, di semester atau tahun ajaran baru, pengeluaran akan begitu meningkat. Mulai dari biaya kuliah yang harus dibayarkan, buku pelajaran baru yang harus dibeli, serta keperluan lainnya untuk menunjang pendidikan. Pokoknya, para orang tua akan dibuat pusing di momen ini.

Saya sendiri pun sempat melihat kepanikan orang tua saya di momen tersebut. Mereka memang tak menggunakan asuransi pendidikan, sehingga semuanya digantungkan pada tabungan saja. Terlihat guratan di kening mereka, saat saya dan kakak saya yang kala itu sedang kuliah, sama-sama meminta uang semester perkuliahan. Andai saat itu ada asuransi pendidikan, pasti mereka tak akan dilanda kegundahan.

Percaya deh, jika anak sudah memasuki usia sekolah, Anda pasti akan pusing tujuh keliling. Biaya sekolah yang mesti dibayar, ditambah dengan uang sakunya sehari-hari yang harus dipenuhi. Namun, jika ada asuransi pendidikan, biaya pertanggungan akan dibayarkan di awal masuk sekolah. Anda bisa memanfaatkan uang tersebut, untuk membayar semua biaya sekolah anak.

Jamin Pendidikan Anak dengan Rangkaian Asuransi Pendidikan Sequis

Sadar betul akan pentingnya keterjaminan pendidikan bagi anak usia sekolah, Sequis pun meluncurkan rangkaian asuransi pendidikannya. Asuransi pendidikan yang dimiliki Sequis ini, bisa Anda manfaatkan, untuk mengantarkan anak ke jenjang kesuksesan. Sequis menyediakan beberapa pilihan asuransi pendidikan, yang bisa salah satunya Anda pilih sesuai kebutuhan.

Saat ini, terdapat 4 tipe asuransi pendidikan yang dimiliki oleh Sequis, yaitu Telepro Beasiswa Berjangka, Edu Plus, EduPlan Insurance, dan EduPlan. Semua tipe asuransi pendidikan ini bakal mengantarkan Anda ke jenjang pendidikan tertinggi kok. Perbedaannya terletak dari segi usia masuk tertanggung, masa, jumlah dan metode pembayaran premi, serta masa dan jumlah pertanggungan asuransi.

Misalnya, jika Anda memilih untuk melindungi masa depan pendidikan anak dengan Telepro Beasiswa Berjangka, Anda wajib membayar premi selama 8 tahun. Dengan membayar premi selama 8 tahun ini, masa pertanggungan untuk pendidikan anak akan berlangsung selama 13 tahun. Jumlah uang pertanggungan yang akan Anda dapatkan bervariasi, sesuai dengan premi yang dibayarkan.

Uang pertanggungan yang diberikan Telepro Beasiswa Berjangka, mulai dari Rp15.000.000 hingga Rp100.000.000. Perkiraan premi per hari yang harus Anda bayarkan, mulai dari Rp6.500 saja. Uang pertanggungan (UP) sebanyak 125 persen akan diberikan pada anak selaku ahli waris, jika Anda meninggal dunia karena sakit. Jika meninggal karena kecelakaan, (UP) yang diberikan sebanyak 150 persen.

Jamin pendidikan anak di masa depan, dengan menggunakan asuransi pendidikan. Semakin dini Anda menggunakan asuransi pendidikan ini, maka akan semakin kecil premi yang akan Anda bayarkan. Jangan sampai hak anak untuk mengenyam pendidikan hingga perguruan tinggi harus hilang, karena tak cukupnya biaya Anda anggarkan. Jangan lupa untuk segera memiliki asuransi pendidikan!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *